Cari

AriMedia,

Media ngomonge Ari

PINDAH KE ARIHERDI.COM

Mulai hari ini dan seterusnya Ariherdi.wordpress.com tidak akan menerima update lagi.
Sebagai gantinya ARIHERDI.COM sudah online…..Yay…

 

WordPress: Cara Menampilkan Related Post Tanpa Plugin

Halo guys, lama Ariherdi ga nulis artikel, karena sibuk dengan persiapan develop sebuah toko online yang akan menjadi besar di Indonesia (cieee).

Kalian tahu tentang Related Post kan?
Itu lo, kumpulan artikel-artikel terkait yang ada di bawah detail artikel, sudah tahu cara menampilkannya?

Kalau belum tahu, sebenarnya ada cara mudah untuk menampilkannya yaitu dengan menginstall sebuah plugin related post, tetapi lebih baik kita hindari lah menginstall banyak plugin, supaya website wordpress kita tidak terasa berat. Setuju kan?

Nah, kalau tanpa plugin, terus bagaimana cara menampilkan Related Postnya?

Cara menampilkan Related Post di WordPress tanpa plugin ini cukup gampang.

Langkah pertama adalah kalian harus membuka file single.php, bisa membukanya di editor WordPress langsung atau bisa juga membukanya di notepad++ dengan bantuan software FTP.

Setelah kalian membuka file Single.php, lalu carilah kode berikut

endwhile;
?>

Jika sudah ketemu, tambahkan kode berikut di bawahnya

Iklan Idul Fitri Dinas PU Tampil Di Bulan September 2015

Hihihih…lucu juga nih lihat iklan Idul Fitri tentang mudik yang tampil di bulan September 2015 di Youtube, padahal Idul Fitrinya sudah bulan Juli 2015 lalu.
Artinya iklan ini sudah telah 2 bulan dan masih tampil?

Oke, tanpa bermaksud menghakimi Dinas PU, iklan yang tampil ini mungkin saja salah tayang, atau salah schedule, bisa dari Youtube-nya tetapi bisa dari Dinas PU nya (eh..balik ke Dinas PU lagi).

Ini buktinya, sayang tanggalnya ga ikut ke capture

iklan

Update Indihome, Akhirnya Konek Pakai GPon

Akhirnya bisa update status koneksi Indihome yang bermasalah kemarin. Bukan koneksinya yang bermasalah tapi proses migrasinya yang masya Allah sangat-sangat lama untuk sebuah perusahaan besar seperti Telkom.

Kenapa migrasinya dari kabel tembaga ke FO sangat lama?
Padahal jaringan sudah siap, modem sudah menyala manis, hanya di bagian migrasinya yang ga diproses-proses sampai hampir 2 bulan. WOW banget kan?

Oke skip deh masalah itu, bikin sakit hati hehehehe…

Akhirnya koneksi pun sekarang sudah pakai FO. Itupun harus ngurek-ngurek para petugas Telkom yang ada di kantornya langsung, sorry ga pakai 147 karena tiketnya sudah terlalu banyak hehehehe.
Kok bisa langsung ke kantor Telkom tanpa lewat 147?

Ceritanya petugas Telkom telkom ke handphone menanyakan koneksi internet, dan dijanjikan bisa pakai jaringan FO nya secepatnya, tetapi secepatnya masih harus nunggu beberapa minggu. Akhirnya telpon balik lah, dan tahu bahwa nomor tersebut adalah nomor bagian gangguan. Yups, langsung semprot aja deh petugas yang angkat telponnya, minta hari ini sudah harus migrasi titik.
Dan akhirnya, dalam hitungan menit modem GPON pun sudah bisa dipakai. Lha…cuma butuh beberapa menit, kenapa pelanggan dikentangin harus nunggu sampai berminggu-minggu?

Finally sekarang sudah pakai FO, dengan speed 10 mbps, cukup stabil. Tapi lagi lirik tiang sebelah yang ada pucuk merahnya. Hmm…

Lagi pusing sama Indihome di rumah nih gan

Awalnya sih karena request upgrade dari tembaga ke FO dengan minta upgrade paket ke 10Mbps.
Upgrade lewat 147, tapi karena kelamaan ga ada kabar lagi, akhirnya mainlah ke Plasa Telkom Belimbing di Malang, dan 2 hari kemudian ada teknisi datang, langsung narik kabel FO yang kebetulan tiangnya ada di dekat rumah.
Wuss…kabel terpasang, modem ADSL pun terpasang, tapi koneksinya masih pakai modem lama yang masih ADSL, dijanjiin sama teknisinya akan dikabari lewat telepon dan modem segera bisa dipakai.

1 minggu…2 minggu…3 minggu… pas seminggu sebelum lebaran kesabaran sudah menipis, ga ada telpon, ga ada kunjungan dari teknisi.
Akhirnya main lagilah ke Plasa Telkom Belimbing Malang, dicek sama CS nya, proses hanya tinggal 1 lagi (ga tau lupa apa prosesnya) dan seharusnya proses ini hanya perlu dikerjakan paling lama 2 hari (tapi ini sampai 3 minggu), CS nya sampai bingung, dan cuma bisa bilang akan segera diteruskan ke bagian terkait.

Cuma dalam hitungan jam, teknisi Telkom datang ke rumah…wow hebat nih.
Ternyata si teknisi cuma cek seri modem lama, dan tidak ada tindakan lebih lanjut, katanya akan ada petugas lain yang setting.
Wah..sudah dilempar2 nih.
Sialnya…besoknya telepon di rumah mati…..hmmm, complainlah lewat 147, 3 hari sebelum hari Raya Idul fitr kemarin.
Dari 147 hanya dijanjiin akan ada petugas yang datang, dan sampai hari ini tak ada satupun petugas yang datang.
Ga puas, mention akun Twitter @TelkomCare dan dari mereka akan dibantu cek, dan sama, dijanjiin akan ada petugas yang datang.

Akhirnya….menulislah di blog tercinta ini, dan setelah lihat ada tiang telepon berpucuk merah, hati kecil berkata, apakah sudah saatnya beralih ke yang lain, ke MyRepublic dan meninggalkan Telkom yang telah dipakai selama kurang lebih 8 tahunan…hmmm

Selamat Terlahir Kembali

Ucapan selamat terlahir kembali memang pantas saya sematkan kepada sebuah website yang dulu pernah saya miliki, namun tak kunjung mendapatkan sentuhan sampai akhirnya website tersebut tidak saya perpanjang lagi.
Kini di tahun 2015 ini, website tersebut lahir, website yang dulunya sempat saya isi dengan beberapa postingan tentang pariwisata Indonesia kini telah terlahir sebagai sebuah website portal, itulah website JAVAINBLUE.COM.

Javainblue.com yang sekarang memiliki tagline Bersama “Sang Mata Langit” Kita Lihat Dunia Dari Ujung Pelangi lahir kembali sebagai sebuah tim, bukan lagi individu milik ariherdi, melainkan sebuah tim yang tergabung dalam Ndog Baris Amurwabhumi.

Terlahir dari sebuah hasil karya tim tentu akan semakin membuat isi dari Javainblue sendiri akan semakin berwarna dan menarik untuk disimak, karena dari tim ini terlahir sebuah konten dari ahlinya seperti artikel kesehatan yang ditulis oleh seorang bidan dan juga dari narasumber seorang dokter.
Artikel kebudayaan, yang ditulis dan diasuh oleh seseorang yang benar-benar paham apa itu budaya dan arti pentingnya kebudayaan.
Belum lagi artikel-artikel dari dunia teknologi, musik, hiburan maupun olah raga yang semuanya ditulis oleh orang-orang yang berkecimpung di dunia tersebut meskipun mereka dan kami bukanlah sebuah ahli tetapi inilah hasil karya tulis kami untuk para pembaca Javainblue.

Yah, Javainblue diharapkan akan menjadi sebuah batu loncatan sebagai sarana membangun sesuatu yang baru dan besar, bisa saja Javainblue ini nanti juga akan menjadi sebuah situs yang berpengaruh di Indonesia (dan itu memang harapan kami).

Cita-cita kami hanya sederhana, kami ingin memberikan ilmu pengetahuan yang kami terima untuk para pembaca Javainblue.com, serta berbagi informasi apapun yang menarik yang tidak merusak moral anak bangsa.

Membuat Meta Description Dinamik pada WordPress

Rek,pingin punya meta description tag dan kategori di WordPress yang dinamik?
Dinamik ini maksudnya, meta description akan memberikan outputan berupa 250 karakter pertama yang ada di post.

kalau penasaran, coba aja script di bawah ini. Taruhnya di header.php ya.

<meta name="description" content="post_content,0 , 250)); ?>” />

Memanfaatkan Google Analytics Untuk Mesin Pengingat Optimasi Website

Bagi webmaster, optimasi dan google analytics tentu bukan barang yang langka, bener ga Rek?
Kalau ngaku webmaster tapi belum pernah melakukan optimasi dan ga pernah kenalan dengan Google Analytics tentu perlu diragukan posisi webmasternya…hehehehehe.

Okay back to topic. Sebagai seorang webmaster terkadang kita telah banyak sekali melakukan perubahan-perubahan ini itu di website kita, sampai terkadang kita lupa perubahan apa saja yang pernah kita lakukan. Sadarnya ketika lihat dari analytics eh, trafiknya naik, ini kenapa ya, atau eh..lha kok pengunjungnya malah turun ini karena apa ya?
Nah, untuk menghindari penyakit lupa tersebut, sebenarnya Google melalui Google Analytics telah menyediakan fitur untuk mecatat segala perubahan terkait optimasi ini.

Tetapi sebelum melakukan pencatatan ini, ada beberapa hal yang perlu dilakukan saat optimasi, jadi ketika melakukan optimasi dan mencatat kita bisa langsung tahu dampak perubahan yang kita lakukan tadi.
Nah apa saja yang perlu kita lakukan saat melakukan optimasi website

1. Target
Melakukan optimasi di website tentu ada targetnya donk, nah tentukanlah dulu apa target optimasi di website kita, untuk target ini ada beberapa macam sih, seperti misalnya ingin pengunjung organik naik, pingin pages/session naik atau pingin pageviews naik atau ingin pengunjung betah di website kita atau ingin menurunkan bounce rate.
Setelah target ditentukan, barulah optimasi yang menyangkut target tersebut dilakukan.

2. Catat
Catat setiap perubahan yang kita lakukan pada situs pada saat proses optimasi.
Tujuan dari pencatatan ini adalah supaya kita punya history point dari website kita.
Misal tanggal 1 januari kita melakukan perubahan penambahan meta data pada website, tanggal 2 januari melakukan perubahan design halaman detail. Nah 2 perubahan ini tentu akan mempunyai target yang berbeda dan hasil yang berbeda pula.
Dengan mencatatnya tentu akan mudah kita dalam melihat perkembangan website kita Rek.

3. Google Analytics
Semua tentu bisa dilihat di google analytics, perkembangan naik turun sebuah website yang kita kelola dapat dengan mudah dilihat disini.
Bahkan untuk pencatatpun dapat pula dilakukan di sini, jadi dijamin kalian dapat langsung melihat hasil catatan sekaligus melihat perkembangan situs.
Dimana tempat pencatatan ini?
Google Analytics menamai fitur ini sebagai Annotation.
Tempatnya berada persis di bawah graphic di menu Audience Overview. Di bawah tanggal terdapat panah ke bawah, silahkan diklik, kemudian akan tampil form.

google analytics

Untuk menambahkan catatan, bisa diklik Create new annotation.

ga1

Nah dengan cara seperti ini optimasi dan pencatatan akan berjalan selaras. Selamat mencoba

Menampilkan Tag Cloud Berdasarkan Kategori di WordPress

Rek, kalau ada yang ngeblog pakai WordPress pasti bawaannya pingin ngoprek kan?
Kalau ada yang paham coding PHP dan WordPress sih ga masalah, tapi kalau yang ngeblog itu orang awam – maksudnya bukan programmer – tentu mau ngoprek-ngoprek itu bawaanya bingung sendiri, dan pada akhirnya harus browsing-browsing.
Eh..browsing-browsing pun harus punya skill lo, harus tau kata kunci atau keyword yang cocok, baru deh tampil hasil pencarian yang kita inginkan.

Nah untuk lebih mempermudah dan aslie rek, ini buat dokumentasi pribadi ariherdi juga sih kode program cara menampilkan tag cloud berdasarkan kategori tertentu di WordPress.
Oke, jadi konsepnya itu seperti ini:
Sudah tentu pembaca website atau blog itu lebih senang dengan konten dinamik, nah coba deh dibuka blog nya masing-masing pas nampilin widget tag cloud, dan kemudian membuka halaman-halaman kategori yang lain pasti tag cloud yang nongol tetep itu-itu aja kan?
Nah berangkat dari situ sebenarnya bisa diolah lagi, misalkan sekarang kita ada di halaman kategori otomotif, lha kok tag cloud yang tampil bukan tentang otomotif, tentu pembaca jadi kurang tertarik kan, padahal saat bikin artikel kita sudah set kategorinya di otomotif dan tag nya kita bikin toyota, toyota kijang, toyota kijang 2015.
Nah dengan kode yang disampaikan ariherdi di bawah ini, kita bisa tampilin di kategori otomotif nanti akan tampil tag-tag tentang otomotif saja, jadi nanti di kategori otomotif akan tampil cloud tag toyota, toyota kijang, toyota kijang 2015.

Penasaran dengan kodenya?
Ini dia kode cara menampilkan Tag Cloud Berdasarkan Kategori di WordPress, untuk meletakkannya bisa ditaruh di archive.php atau tergantung dengan themes yang dipakai juga sih­čśÇ

slug;
$all_tags_arr = array();
query_posts(‘category_name=’.$catslug);
if (have_posts()) : while (have_posts()) : the_post();
$posttags = get_the_tags();
if ($posttags) {
foreach($posttags as $tag) {
$all_tags_arr[] = $tag -> term_id;
}
}
endwhile; endif;

$tags_arr = array_unique($all_tags_arr);

$tagcloud_args = array(
‘include’ => implode(‘,’,$tags_arr),
);

wp_tag_cloud( $tagcloud_args );
wp_reset_query();
?>

Silahkan dicoba Rek, kodenya seperti yang terlihat di http://stackoverflow.com/questions/5321373/tag-list-made-from-specific-category-wordpress