Sebuah tanda tanya besar kalau kereta api tidak melayani tiket berdiri. Karena Ariherdi mendapati langsung bahwa PT.Kereta Api Indonesia masih menjual tiket untuk berdiri.

Gambar tiket kereta api berdiri

Hal ini Ariherdi temui di Stasiun Sidoarjo sewaktu mencari tiket perjalanan pulang ke arah Malang.
Terlihat aneh saja bagi Ariherdi, soalnya beberapa bulan lalu pihak PT. Kereta Api berjuang keras meningkatkan kenyamanan penumpang kereta api, salah satunya adalah tidak menjual tiket berdiri, melengkapi gerbong dengan AC, membersihkan kereta api dari pengamen dan penjual asongan, membersihkan stasiun dari orang-orang yang bukan penumpang kereta api, dan bahkan dulu sempat mengosongkan satu gerbong dibelakang lokomotif demi keamanan penumpang, yang pada akhirnya gerbong kosong ini tetap terisi penumpang, dan menggunakannya sebagai tempat lesehan.

Ironis…perjuangan yang dibangun dengan susah payah untuk meningkatkan kenyamanan akhirnya harus buyar demi mengejar keuntungan sesaat.

Kenapa pihak PT. Kereta Api tidak menambah gerbong saja untuk mengangkut para penumpang mereka? Bukan malah mengorbankan faktor kenyamanan dan keamanan penumpang mereka.

Just my opinion…