Mungkin sekarang inilah saatnya harga diri bangsaku runtuh.
Bangsa yang mana? Bangsa Indonesia
Ah..tidak Indonesia masih tegak berdiri. Iya memang masih berdiri, tapi pilarnya, tiang penyangganya telah lapuk.
Bahkan seandainya bila ada seeokor cicak memanjat pilarnya, maka runtuhlah semua bangunannya.
Kenapa bisa?
Hahaha…memang lucu, kenapa kok bisa ya?
Pertama…aku heran, siapakah presiden bangsaku sekarang?
SBY! bukan!
SBY sekarang dihujat, dihina, didemo, dia (beliau) tidak mempunyai “aji”
Lha lalu siapa?
Barrack Obama!
Lho kok bisa?
Lihatlah…bangsa ini sudah begitu tergila – gilanya kepada satu sosok ini, yang SD nya pernah sekolah di ibukota, sampai-sampai ada yang membuatkan patung, ada yang mengarang buku tentangnya.

Apakah cuma itu yang membuat bangsaku runtuh?
Tidak, masih ada lagi
Apa itu?
Budaya!
Kok bisa?
Iya, komponen bangsa ini sudah malu mengakui kearifan, ke adiluhungan nilai-nilai budayanya sendiri.
Budaya yang merupakan ciri, kepribadian dan watak dasar bangsa ini telah ditolak oleh si-empunya watak, oleh si-empunya ciri, si empunya kepribadian.
Buktinya??
Tidak usah dibuktikan, tapi bukalah mata lebar-lebar, bukalah telinga lebar-lebar, maka kita akan mengetahuinya.
Komponen bangsa ini lebih senang dan bangga menggunakan ‘atribut’,menggunakan ‘pakaian’, menggunakan ‘topeng’ yang berasal dari luar, yang seharusnya semuanya itu menjadi pelengkap, penyempurna bagi kepribadiannya, bukan malah sebaliknya.