Harmoni atau keselarasan erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat Jawa yang ditopang oleh 2 prinsip utamanya yaitu prinsip hormat (urmat) dan prinsip rukun. Harmoni merupakan sebuah pencapaian ideal dalam sebuah tatanan masyarakat Jawa dimana setiap individu Jawa dituntut untuk menjaga kerukunan (rukun) dengan sebisa mungkin menghindari adanya konflik terbuka diantara mereka, walaupun pada dasarnya konflik tidak bisa benar-benar dihilangkan, maka dari itu ada banyak mekanisme sosial yang merupakan strategi untuk mensiasati terjalinnya kerukunan tanpa harus benar-benar rukun salah satunya yaitu dengan cara ethok-ethok rukun.

Sedangkan hormat merupakan kesadaran dari tiap individu Jawa mengenai kedudukannya dalam masyarakat Jawa yang hierarkis dimana seseorang harus bisa menghormati orang lain yang lebih tua/lebih tinggi derajatnya dengan menerapkan unggah-ungguh dan kawruh basa yang pada dasarnya adalah sebuah cara untuk menjaga kerukunan sebagai pencapaian harmoni dalam masyarakat.

Wikipedia – Harmoni

Ah…akhirnya setelah 3 minggu merenungi aku mengerti…
Dengan tidak adanya pertentangan, maka akan tercipta suatu harmoni, keselarasan.