BBM, menjadi isu paling panas satu minggu terakhir ini.
Rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM ini adalah imbas dari harga minyak mentah dunia yang telah mencapai di kisaran USD $120-$123/barel. Seperti yang kita tau, negara kita, Indonesia, sudah bukan negara pengekspor minyak mentah, yang dulu katanya ekspor minyak kita memang cukup banyak.
Negara kita sekarang adalah negara peng-impor minyak yang kalo nggak salah jumlahnya mencapai 50%-70%.
Dan yang paling penting adalah, BBM untuk jenis premium, dan solar masih disubsidi oleh pemerintah, yang jumlahnya mungkin cukup buat nafas negara kita menggas menggos, yang mungkin juga akan membuat bangsa kita tercinta ini akan terbelit masalah utang dan krisis yang semakin dalam.

Berdasarkan dari beberapa fakta itu, apakah kita setuju dengan naiknya BBM?
Jika BBM naik, otomatis subsidi akan dikurangi, beban keuangan negara juga akan berkurang
Jika BBM naik, masyarakat kecil akan semakin menjerit (ini berdasarkan pengamatanku dari demo-demo yang konon katanya membela masyarakat, tapi nyatanya????).

Jika kita bisa berpikir lebih jernih, siapakah yang akan kita bela? Bangsa dan negara ato masyarakatnya yang ada di negara?
Dihari Kebangkitan Bangsa ini, selayaknyalah yang kita perjuangkan ini kepentingan bangsa dan negara. Kini saatnya kita bersama berjuang, berjuang lepas dari yang namanya subsidi, berjuang lepas dari kekotoran hati berprasangka buruk pada pemerintah.

Naikkanlah BBM segera mungkin wahai pemerintah Indonesia, agar kami tidak semakin terombang ambing oleh melonjaknya harga.