Yah, sedih juga dengernya, setelah lama menyandang superter terbaik Indonesia, Aremania malam ini melupakan nama baiknya (semoga ngamuknya membawa kemajuan bagi dunia sepakbola Indonesia) Tapi yang didalam kurung itu kayaknya gak mungkin deh😀

Stadion Brawijaya menjadi saksi bisu dan menjadi korban ke-edanan aremania.
Kejadian ini bermula dari keputusan wasit (alah…bolak balik kok wasit yang disalahin) yang menganulir 3 gol Arema ke gawang Persiwa.
Okelah gol pertama yang dianulir memang sedikit agak terlihat menyentuh tangan Patricio Morales, gol yang kedua yang dianulir wasit memang kuakui wasit sangat jeli melihat posisi Patricio Morales yang offside (tipis banget deh..).
Hehehe…setelah ngangkat bendera offside, hakim garis dipukul KO sama orang berbaju hitam (wajib diusut tuntas kalo yang ini), pertandingan dihentikan selama 10 menit, Arema kalah 1-0.
Gol ketiga yang dianulir, nah kalo yang ini 1 milyar persen hakim garis salah, posisi Mbamba masih onside waktu menerima umpan lambung (dari siapa yah kok lupa).

Yah apa mau dikata??? Aremania telah kecewa, Arema telah disakiti, sepakbola Indonesia amburadul, PSSI harus dirombak total!!!
Sementara nunggu nasib Arema dulu, diskors ato mundur? ato melanjutkan sisa pertandingan?