Malam Yang Berlebihan
Wah, malam ini bener-bener makan malam yang berlebihan. Menunya memang sederhana, tapi porsinya yang luar biasa.
Mau tau menunya?
Menunya “cuma” nasi lalapan belut + 2 tahu + 2 dadar jagung + 2 telur mata sapi. Ya ampun….:D
Laskar Pelangi
Hmmm…lagu ini memang bikin merinding, gak tau kenapa…dan yang pasti lagunya memang dalam banget.
Kayaknya harus beli DVD nya juga nih buat tontonan bermutu anak – anakku nantinya
Indonesia Memasuki Krisis Yang Ke-2 Kali?
Semoga aja nggak…
Krisis kali ini bener-bener krisis global, semua negara di belahan bumi ini pada bingung sendiri.
Amerika yang negara adidaya aja sampe goyah, wis gak digdaya lagi.
Barusan buka KlikBca ternyata dollar sudah merangkak di kisaran 5 digit ato tepatnya sekarang di posisi 11.400/$ 1 nya. Wow…!
Agak menyesal juga sih, sabtu kemarin buru2 nyairin duit di paypal, coba kalo sekarang nyairinnya, wah bisa dapat kurs bagus tuh.
Hihihi…jadi bingung juga, sebenarnya aku ini cinta dollar ato rupiah sih….
Yah..semoga saja Indonesia bisa lolos dari krisis kali ini, semoga saja Indonesia menjadi negara yang digdaya di krisis global kali ini.
Saatnya bersinar Zamrud Khatulistiwa…
Misi Telah Selesai
Misi telah selesai.
Mungkin itulah yang ada di benak kedua orang tuaku saat ini. Ya, putra dan putri putrinya sekarang telah mentas semua, semua sudah menikah, sudah punya jalan hidup sendiri.
Misi menikahkan yang terakhir adalah pada minggu kemarin, tepatnya pada hari jumat tanggal 17 Oktober 2008.
Acara dimulai dengan pasang terop (bahasa indonesianya tarub ya?
), pasang terob dilaksanakan pada sore hari selepas adzan shalat Ashar yang menandakan hari Jawa juga sudah berganti ke hari Sabtu.
Dipilih waktu Ashar karena kebetulan pada hari Jumatnya bersamaan dengan hari meninggalnya Mbah Kakung, yang menurut orang Jawa termasuk hari yang harus dihindari bila punya hajat.
Malamnya, lembur bikin rumput palsu dari daun pandan.
Sabtu, acara siraman dimulai jam 13.00WIB, adikku terlihat cantik dengan busana siramannya, mendung menggantung, untunglah nggak turun hujan, hujan baru turun sore hari ketika semuanya tertidur karena capek.
Sabtu malam, makan sate bersama, ada acara serah serahan, ato tepatnya perkenalan anggota keluarga.
Minggu, acara puncak dimulai, acara akad nikah berlangsung dengan lancar, jadwal maju setengah jam lebih awal.
Minggu malam, acara pesta pernikahan yang terakhir digelar di gedung bakorwil II malang, acara ditutup dengan sangat meriah.
Terakhir untuk adikku tercinta, Selamat menempuh hidup baru. Ini bukan akhir, tetapi ini adalah awal.
Selamat Datang Cahayaku
Setelah hampir 1,5 tahun kemarin Bunga ku telah datang, maka hari Kamis, 18 September 2008, pukul 22.00 WIB, malam Jumat Kliwon, putri keduaku yang kami beri nama Anindya Kirana Ramadhani lahir ke muka bumi ini.
Persalinan cukup singkat dan lancar, meskipun harus melalui proses drip, karena kontraksi yang kurang sempurna.
Sejauh ini mbak Sekar senang dengan kehadiran adik nya, meski terkadang mucul rasa cemburunya.
Timnas Sepakbola Indonesia Juara
Malam ini Timnas A yang berisikan pemain-pemain senior Timnas Indonesia berhasil meraih gelar Piala Kemerdekaan.
Tapi sayang, predikat juara ini nggak bisa dibilang membanggakan, lha wong mau bangga piye, kalo ternyata musuhnya Libya memilih mengundurkan diri di tengah – tengah pertandingan.
Kurang begitu dimengerti kenapa kok Timnas sepakbola Libya yang berisikan amunisi muda Libya, kalo gak salah ini Timnas U-21 Libya, mengundurkan diri.
Tapi mungkin kalo diselidiki lebih jauh ini disebabkan karena permainan kasar yang ditunjukkan pemain Timnas Indonesia.
Pemain Timnas Indonesia memang bermain agak menjurus kasar setelah tertinggal 1-0, asli kalo wasit Eropa yang memimpin, Timnas udah kehilangan 1 orang pemain akibat pelanggaran – pelanggaran nggak perlu yang dilakukan.
Mungkin ini sudah karena iklim sepakbola Indonesia, jika kalah mainnya pasti ngawur, tapi yah, bagaimanapun juga gelar juara ini telah menghapus dahaga gelar Indonesia di cabang sepakbola.
Maju terus Timnas Indonesia, rebut gelar di kejuaraan kejuaraan berikutnya
BBM
BBM, menjadi isu paling panas satu minggu terakhir ini.
Rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM ini adalah imbas dari harga minyak mentah dunia yang telah mencapai di kisaran USD $120-$123/barel. Seperti yang kita tau, negara kita, Indonesia, sudah bukan negara pengekspor minyak mentah, yang dulu katanya ekspor minyak kita memang cukup banyak.
Negara kita sekarang adalah negara peng-impor minyak yang kalo nggak salah jumlahnya mencapai 50%-70%.
Dan yang paling penting adalah, BBM untuk jenis premium, dan solar masih disubsidi oleh pemerintah, yang jumlahnya mungkin cukup buat nafas negara kita menggas menggos, yang mungkin juga akan membuat bangsa kita tercinta ini akan terbelit masalah utang dan krisis yang semakin dalam.
Berdasarkan dari beberapa fakta itu, apakah kita setuju dengan naiknya BBM?
Jika BBM naik, otomatis subsidi akan dikurangi, beban keuangan negara juga akan berkurang
Jika BBM naik, masyarakat kecil akan semakin menjerit (ini berdasarkan pengamatanku dari demo-demo yang konon katanya membela masyarakat, tapi nyatanya????).
Jika kita bisa berpikir lebih jernih, siapakah yang akan kita bela? Bangsa dan negara ato masyarakatnya yang ada di negara?
Dihari Kebangkitan Bangsa ini, selayaknyalah yang kita perjuangkan ini kepentingan bangsa dan negara. Kini saatnya kita bersama berjuang, berjuang lepas dari yang namanya subsidi, berjuang lepas dari kekotoran hati berprasangka buruk pada pemerintah.
Naikkanlah BBM segera mungkin wahai pemerintah Indonesia, agar kami tidak semakin terombang ambing oleh melonjaknya harga.
Indonesia…Mari Kita Berdiam Sejenak
Indonesia…mari kita berhenti sejenak untuk mengambil nafas panjang, memejamkan mata, dan tersenyum pada diri kita sendiri.
Kemudianm, mari kita berdiri bersama, bergandengan tangan dengan penuh kedamaian membangun negeri yang telah begitu porak poranda mental dan fisiknya ini
Aku persembahkan Ilir-Ilir untuk membangkitkan jiwa Indonesia kita kembali
Duh gigiku…
Minggu yang kelabu…
Hari ini waktu maem malam pake bebek goreng yang sedep, gigi depanku yang keropos akhirnya patah…:(
Secara penampilan, kenggantenganku berkurang, apalagi kalo tertawa…waduh kelitan banget yang bolong…
Mo ke dokter gigi, tapi kok takut, masih trauma nih…
Sekarang masih merenung tindakan yang akan diambil selanjutnya
-
Arsip
- Agustus 2009 (1)
- Mei 2009 (2)
- Februari 2009 (4)
- Januari 2009 (1)
- November 2008 (1)
- Oktober 2008 (2)
- September 2008 (2)
- Agustus 2008 (3)
- Juli 2008 (1)
- Juni 2008 (3)
- Mei 2008 (5)
- April 2008 (3)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS





