Perjalanan
Tak terasa waktu sudah berjalan sekian lama, tapi rasanya masih baru saja kemarin aku masih bergulat sama adik cewekku.
Hari ini selepas adzan maghrib berkumandang, aku bersama istri dan anakku, berjalan bersama dengan kedua orang tuaku, budeku dan adikku untuk menuju ke rumah calon suami adikku. Misi perjalanan kami adalah, membalas silaturahim sekaligus menindak lanjuti percakapan perkawinan antara adikku dan calon-nya.
Hehhe…ternyata adikku sudah begitu sangat dewasa, padahal rasanya baru kemarin aku goda dia, aku ajak dia bergulat, tapi ….ah…mungkin tahun ini ato paling lambat tahun depan dia sudah menjadi seorang ibu rumah tangga. Dan aku yakin, dia akan menjadi seorang ibu rumah tangga yang baik, tangguh dan penuh pengertian.
Yah itulah perjalanan, terkadang waktu yang kita lewati terasa begitu sangat lama, terkadang waktu terasa begitu sangat cepatnya berlalu.
Indonesia…Mari Kita Berdiam Sejenak
Indonesia…mari kita berhenti sejenak untuk mengambil nafas panjang, memejamkan mata, dan tersenyum pada diri kita sendiri.
Kemudianm, mari kita berdiri bersama, bergandengan tangan dengan penuh kedamaian membangun negeri yang telah begitu porak poranda mental dan fisiknya ini
Aku persembahkan Ilir-Ilir untuk membangkitkan jiwa Indonesia kita kembali
-
Arsip
- Agustus 2009 (1)
- Mei 2009 (2)
- Februari 2009 (4)
- Januari 2009 (1)
- November 2008 (1)
- Oktober 2008 (2)
- September 2008 (2)
- Agustus 2008 (3)
- Juli 2008 (1)
- Juni 2008 (3)
- Mei 2008 (5)
- April 2008 (3)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS




