Keheningan
Kadang malam identik dengan keheningan,
Tapi keheningan tidak dapat dibandingkan dengan apapun,
Mudah-mudahan keheningan memandu langkah kita.
Seperti sinar bulan di sela cemara.
& Komentar »
Tinggalkan komentar
-
Arsip
- Agustus 2009 (1)
- Mei 2009 (2)
- Februari 2009 (4)
- Januari 2009 (1)
- November 2008 (1)
- Oktober 2008 (2)
- September 2008 (2)
- Agustus 2008 (3)
- Juli 2008 (1)
- Juni 2008 (3)
- Mei 2008 (5)
- April 2008 (3)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS





Keheningan itu dari dalam diri kita sendiri, dalam kondisi hening, maka pada taraf yang telah tertentu kita memasuki apa yang disebut dengan “mati sak jero ning Urip” atau bahasa belandanya “mati pada saat hidup”. Dengan berlatih untuk hening secara intens dan pada taraf kualitas tertentu maka kita dapat merasakan bagaimana rasanya “kehidupan setelah mati”. Sukma yang abadi akan menembus dimensi dan bersenyawa dengan “Yang Abadi”. Itulah yang menurut saya disebut dengan “Death Trainning” atau berlatih mati.
Salam Kenal.
inderakeenam
@inderakeenam
Leres mas. Menuju jalan untuk menemui Yang Maha Hening